Sahabat Kecil Preschool

sahabat kecil preschool"Semoga kelak menjadi manusia yang kuat, pintar, sholeh , berbakti pada orang tua, berguna bagi keluarga, agama dan bangsanya".  Adalah ungkapan syukur dan doa harapan saat kelahiran yang buah hati. Visi dan harapan ini sangat mungkin terjadi, namun bukan sesuatu yang langsung terjadi bahkan harus diupayakan sebagai kelanjutan bukti syukur kita.

Sejak lahir setiap anak punya potensi sama untuk sukses mencapai harapan tersebut. Karena mereka punya bekal diri yang sama yaitu fisik, akal, jiwa dan nurani yang semuanya berkembang sejak lahir. Pertumbuhan dan perkembangan selanjutnya tergantung pada orang tua, keluarga dan masyarakat dalam mensikapi, mendidik dan membinanya.

Secara umum, pendidikan dasar anak adalah sejak memasuki sekolah dasar. Namun saat ini telah berkembang, dari penelitian ditemukan bahwa perkembangan fisik,  jiwa dan kecerdasan anak yang pesat justru pada usia dini ( 0-5 tahun), usia pra sekolah. Yang disebut sebagai usia emas (golden age).  Masyarakatpun sudah menyadari hal ini, namun kondisi di masyarakat kota khususnya  menuntut orang tua melakukan aktifitas yang tinggi di luar rumah yang membuatnya kurang berperan langsung alam pendidikan anak usia dininya secara sistematis.

Oleh karena itu lembaga-lembaga masyarakat dan pemerintah membuat langkah positif dengan kebijakannya membuat sistem dan menjalankannya pendidikan usia dini (pra sekolah) dalam bentuk Kelompok Bermain (KB) dan Taman Kanak-kanak (TK) untuk memudahkan anak dapat memulai belajar sejak dini.

Dengan movitasi mensyukuri nikmat Allah SWT dan mencintai anak-anak usia dini, Yayasan Sahabat Cahaya yang bergerak dalam bidang pendidikan, pelatihan dan pengembangan masyarakat membangun Sahabat Kecil Preschool  pada tanggal 19 Februari 2006 untuk memperbanyak kemudahan masyarakat khususnya anak-anak usia dini untuk mulai belajar dan berkreatifitas.

Tujuan
Mewujudkan anak-anak usia dini yang mempunyai dasar-dasar keimanan, akhlak, bahasa, kecerdasan , kemandirian, pertumbuhan fisik dan kreatifitas yang baik.

Nilai –nilai yang ditanamkan
Dengan dasar syukur, nilai-nilai yang ditanamkan adalah cinta, cinta kepada cinta kepada Allah, orang tua dan keluarga, kepada diri dan mandiri, guru, teman, tumbuhan dan binatang serta kepada lingkungan.

Suasana yang ditumbuhkan

  1. Fun, kegiatan belajar di laksanakan dengan penuh keceriaan dengan dilandasi syukur dan cinta
  2. Safe , kegiatan di laksanakan dalamn kondisi dan suasana yang aman baik fisik maupun hatinya
  3. Family environmant, belajar dengan penuh kekeluargaan. Tempat belajar adalah rumah dan keluarga kedua, suasana fisik, kenyamanan dan keramahan serasa aktifitas di rumah bersama keluarga

Materi Pelajaran
Materi melajaran mengacu pada aspek perkembangan kemampuan dasar dan kompetensi yang ingin dicapai yaitu :

  1. Perkembangan Agama ( aqidah dan ibadah seperti pengenalan Allah, Rosul dan Al-qur’an, kemampuan dasar ibadah seperti Iqro, doa, moral, wudlu dan shalat )
  2. Perkembangan akhlak ( seperti pembiasaan doa, sapa , salam, senyum, berterima kasih saling memaafkan, saling bantu , saling menghargai, saling menolong dan berinfaq)
  3. Perkembngan Bahasa ( seperti perkenalan identitas, penyebutan nama benda, komunikasi lisan, membaca, menulis, bercerita, dasar-dasar Bahasa Inggris)
  4. Perkembangan Kognitif ( daya pikir), berhitung dan Sains ( seperti dasar-dasar angka dan berhitung, bentuk dan warna, benda-benda dan peristiwa alam.)
  5. Perkembangan Ketrampilan Mandiri ( belajar melakukan sendiri kegiatan harian seperti mencuci, makan, minum, merapikan pakaian, merapikan rambut,  menyikat gigi dan menjaga kebersihan)
  6. Perkembangan Ketrampilan Diri/Motorik Halus   ( seperti membuat garis dan pola, menggunting, membuat bangunan , menyusun bongkar pasang, menempatkan benda pada tempatnya)
  7. Perkembangan Seni ( mewarnai, menggambar, membentuk, main peran, olah vokal, musik, menari dan puisi)
  8. Perkembangan Jasmani ( senam dan dasar-dasar olah raga lainnya : keseimbangan tubuh, merangkak, berjinjit, berjalan, melompat,  menggerakkan kaki/tangan/kepala, melempar dan menendang bola)
  9. Perkembangan sosial emosional ( seperti mengenal perasaan diri (senang, tersenyum, sedih, marah), membedakan milik sendiri dan milik yang lain, sabar menunggu, menahan tangis, bersyukur dan berterima kasih )

Metode Belajar
Dengan sistem Sentra (Moving Class), apa itu sistem sentra, sebagai berikut :

  1. Sentra sebagai representasi dari dunia dan pikiran anak
  2. Sentra yang efektif didesain untuk menghubungkan dunia anak sebagai pembelajar yang aktif, dengan dunia yang diketahuinya, karena itu perlu dirancang untuk memotivasi anak untuk terlibat di dalamnya
  3. Sentra merupakan aplikasi dari pembelajaran terintegrasi (integrated learning)
  4. Setiap sentra didukung dengan alat dan bahan main yang dapat digunakan anak sesuai dengan gagasannya
  5. Sentra dapat dibuka di dalam maupun di luar ruangan

Mengapa Perlu Sistem Sentra, karena di Sistem Sentra , anak akan dapat :

  1. Mengembangkan rasa percaya diri dan melatih kemampuan dalam mengatasi permasalahannya
  2. Mencoba, bereksplorasi, mengembangkan gagasan, dan menata ulang apa yang seharusnya terjadi menurut pemahamannya.
  3. Mengembangkan rasa tanggungjawab terhadap alat dan bahan main yang digunakan
  4. Membangun kemampuan bekerjasama, interaksi sosial yang lebih intensif dibanding dalam kelompok besar.

Sistem Sentra yang digunakan adalah sistem Sentra BCCT (Beyond Centers and Circle Time), merupakan Sistem sentra yang dikembangkan oleh Depdiknas bekerjasama dengan Fakultas PAUD – Universitas Negeri Jakarta (UNJ), yang intinya sbb :

  1. Berpusat pada anak
  2. Program kegiatan sesuai dengan tahapan usia, tahap kemampuan individu anak, dan nilai budaya di lingkungan hidup anak
  3. Anak membangun pengetahuan sendiri dengan dukungan pendidik
  4. Pengetahuan didapat anak melalui interaksi dengan guru, teman, alat main dan lingkungannya (lingkungan main)
  5. Aktivitas anak dilakukan melalui main sensorimotor, main peran, dan main pembangunan.
  6. Sentra sebagai pusat pengembangan potensi anak
  7. Pendidik sebagai fasilitator yang memberi pijakan pada anak
  8. Jumlah Sentra dapat dikembangkan disesuaikan dengan kemampuan pengelola dan kebutuhan kelompok.
  9. Setiap sentra mendukung 3 jenis main (main sensori motor, main peran, main pembangunan)
  10. Alat dan Bahan main sifat cair dan terstruktur
  11. Sentra dapat digunakan secara bergilir
  12. Pendidik memberi dukungan agar anak dapat mencapai tahap perkembangan yang lebih tinggi
  13. Perencanaan menggunakan pendekatan holistik kurikulum dan diterapkan secara berkelanjutan (continuing of learning)
  14. Perkembangan kognitif dibangun dengan dasar stabilitas sosial-emosional dan kenyamanan. Hubungan yang hangat antara anak dan guru, guru dengan guru, dan guru dengan orang tua sebagai pengkondisian perkembangan otak anak secara maksimal
  15. Kegiatan anak dilakukan melalui bermain

 Fasilitas dan Infrastruktur

  1. Ruang belajar dan bermain di dalam : untuk sentra sosio drama, balok, seni, bahasa, audio visual dan perpustakaan dan peralatannya
  2. Ruang bermain dan belajar di luar : buntuk sentra bak pasir, berkebut, eksplorasi dan olah raga
  3. Pendopo untuk berkumpul bersama dengan alat bermain outdoor spt kolam mandi bola, hayunan dan meluncur.
  4. Fasilitas pendukung spt ruang guru, kamar mandi dan lahan parkir yang cukup
  5. Lingkungan Pendukung, lokasi dekat dengan Toko Buku Eureka, Alfa Mart, Indomart, Superindo, Lapangan Pomad, Kebun Binatang Ragunan, Puskesmas Pancoran, Busway yang digunakan untuk kegiatan Fieldtrip dan Kunjungan Dokter
  6. Kegiatan Pendukung : Kegiatan ekskul KIDS ART Seni Rupa dan Ekskul Taman Pendidikan Al-Qur’an.

Waktu Kegiatan
Di bagi 2 kelompok : kelompok Senin-Rabu-Jumat dan Kelompok Selasa-Kamis-Jumat. Masing-masing jam 08.00-11.00 untuk KB dan Setiap hari Senin –Jumat untuk TK.

Pengajar
Pengajar berlatar belakang pendidikan Fakultas PAUD ( Pendidikan Anak Usia Dini ) UNJ dan PGTK yang telah mendapatkan pelatihan sistem BCCT.

Contact Person
Maria Ulfah ( Kepala Sekolah) : 021-7990672, 021-99791884