Dongeng Teatrikal Ayo Menabung di St. Nicholas School

dongeng ayo menabungBing beng bang yuk kita ke bank; Bang bing bung yuk kita nabung; Tang ting tung hey jangan hitung; Tahu-tahu nanti kita dapat untung.

Senandung itu terdengar dari siswa-siswi St. Nicholas School  Pantai Indah Kapuk Sabtu, 1 Agustus 2009. Mereka menirukan lagu yang disenandungkan tim Dongeng Sahabat Cahaya dalam RDI Go To School, yeng bertema Anak Hebat Berkat Rencana Mantap, kerjasama Reader Diggest  dan BNI 46. Sekitar 50 anak antusias mengikuti dongeng.

Dongeng tersebut bercerita tentang persahabatan dua anak Jeni dan Boni. Jeni seorang anak yang cerdas juga rajin menabung. Sementara Boni walaupun cerdas dia anak yang boros, suka menghabiskan berapapun uang jajan yang dia terima. Saat sedang bermain mereka menemukan sebuah koin mas. Mereka mengangkatnya, tapi tiba-tiba mereka melayang dan pingsan. Mereka tersadarkan, tapi tidak tahu ada dimana. Tempat itu asing buat mereka.

Ternyata mereka berada di kerajaan cendikia. Raja negeri tersebut sedang keheranan dengan rakyatnya. Semula rakyatnya rajin membaca dan menabung, tapi karena ulah seorang kakek sihir bernama Kekek Hura-hura, rakyat itu menjadi rakyat yang malas. Jeni dan Boni bertemu dengan kakek sihir itu. Boni terpikat oleh janji-janji kakek Hura-hura itu, akhirnya dia menjadi pengikutnya. Sementara Jeni bergabung dengan Raja negeri Cendikia.

Mereka kemudian mengadu kepandaian. Kakek Hura-hura kalah oleh Jeni dengan ilmu sainsnya. Salah satunya saat kakek Sihir mau membakar uang. Jeni memasukkan uang yang akan dibakar itu pada suatu cairan. Saat uang itu dibakar Kakek Sihir, uang itu tidak terbakar. Setelah kalah Kakeh Hura-hura mengembalikan rakyat negeri Cendikia seperti sedia kala.

Selesai dongeng, anak-anak diajak bermain kuis. Pemenang kuis mendapatkan hadiah menarik.

wtarsono